I’ll make my own Fan Fiction ;p

Taraaa..akhirnya menulis setelah berbulan-bulan absen..lupa punya blog haha

Lupakan saja challenge tiap hari nulis blog. BORO-BORO! Napas aja sulit *lebay* maklumi saja mahasiwi baru ini ihikss..

Tapi tetep pengen nulis sih, pengen nulis yang ga berat2 dan pake imajinasi aja..biar otak kirinya kepake (eh bener ga ya otak kiri..hmmm) terpikir untuk buat fan-fiction couple WGM a.k.a We Got Married yang lagi gue suka banget. Jung Hyesung dan Gong Myung.

Duh nih couple unyu2, bikin pengen cepet married..ahh..sudahlah..

Jadi Fan-Fiction akan dibuat 1 cerita selesai sih (rencananya) karena ga sanggup klo dibikin bersambung macam drama tersanjung 1,2,3,500…Wohoo..i’m so excited since i love this couple alot terutama Jung Hyesung.

Preview sedikit tentang latar belakang dan karakter mereka ya..biar ga bingung.

Jadi dua orang ini sebenarnya udah pernah ketemu di program acara Korea sebelum We Got Married, namanya Candy in My Ears (bisa diliat disini). Programnya tentang mempertemukan dua orang yang ga saling kenal tapi hanya via phone selama sehari ajah (yaelahh). Nah kebetulan Jung Hyesung disini jadi “Candy”-nya, istilah orang yang nemenin, Gong Myung. Hyesung sendiri bisa liat Gong Myung secara online, tapi Gong Myung gatau siapa lawan bicaranya. Singkat kata, mereka cocok banget satu sama lain dari mulai hobi, makanan yang disuka, dll sampai akhirnya Gong Myung penasaran ngajak ketemuan dan mau nganterin Hyesung pulang ke rumah. Hyesung sendiri pake nama samaran “Goderella” (Jangan tanya gue artinya) karena Bapaknya yang sangat strict dia harus balik ke rumah sebelum jam 10 malem.

Sad story karena Gong Myung kena macet dan telat sampai di tempat tujuan yang mereka setujui..dan Hyesung keburu naik bus pulang..ahhhh..sedihhh..sampai berkaca2 dua-duanya karena ga jadi ketemuu..uuuu co cwit..

Dan berapa bulan kemudian mereka dipersatukan di WGM. And you know what..it’s soo sweet. Hyesung ternyata tipe yang  straightforward a.k.a nyablak. Kalo suka ya maen bilang aja suka, mau megang ya tinggal elus2 (emang kucing wkwk)..tapi gue suka sih karena jadi ga fake dan tulus..ahhh i love you lah Hyesung-iee.

Kebalikannya, GongMyung ini tipe suka nyombong tapi eksekusi melempem hahaha..bilang mau minta ijin Bapaknya Hyesung, tapi maju-mundur cantik pas ditantang ketemu sama Hyesung LOL ya tapi nih anak emang kyutnya parah sih..duh mas senyumnya manis anet *cups*

Untuk couple yang baru ketemu mereka udah ga awkward karena mungkin mereka udah pernah tau sebelumnya via Candy in My Ears..Hyesung sendiri bilang kalo Gong Myung tuh tipenya banget, jadi konflik memang akhirnya muncul karena Hyesungnya udah suka banget sedangkan Gong Myung masih dalam tahap pemanasan hahaha..shy-shy cat *miauww* Dan Hyesung suka banget skinship, hmm istilah indonya suka colek2 gitu deh sedangkan Gong Myung ga suka PDA apalagi kalo di depan orang rame.

Hubungan couple ini cute banget sih karena menurut gue yang beberapa kali ikutin couple WGM ga gini2 amat..it’s looked so real. Mungkin karena memang Hyesung beneran suka ya jadinya berasa banget sayangny *ahhh..

So enjoy my fan-fiction! Warning: It will be so random hahah..Maybe you should watch their WGM (watch here) before read my story so you’ll understand. See ya when i see ya ^^

 

gong-myung-jung-hye-sung_1481975779_af_org

 

 

 

Advertisements

Ruang Sendiri..

Tulus song had inspired me much..ya bisa dilihat dari address blog gue hehe

Menurut gue, dia salah satu artist yang luar biasa. Suaranya udah ga perlu diragukan lagi..lagunya selain melodi yang merdu dan easy listening, tapi punya makna yang dalem. Dan yang outstanding yaitu pemilihan tema-tema lagunya yang out of the box, seperti “Jangan Cintai Aku Apa Adanya”, “Gajah”, dan banyak lainnya..

Single terbarunya “Ruang Sendiri”..galau-galau bikin baper but true..so check it out Fellas 🙂

Beri aku kesempatan
‘Tuk bisa merindukanmu
(Jangan datang terus)

Beri juga aku ruang
Bebas dan sendiri
(Jangan ada terus)

Aku butuh tahu seberapa kubutuh kamu
Percayalah rindu itu baik untuk kita

(Pagi melihatmu) menjelang siang kau tahu
(Aku ada di mana) sore nanti
Tak pernah sekalipun ada malam yang dingin
Hingga aku lupa rasanya sepi
Tak lagi sepi bisa kuhargai

Baik buruk perubahanku
Tak akan kau sadari
(Kita berevolusi)

Bila kita ingin tahu
Seberapa besar rasa yang kita punya
Kita butuh ruang

(Pagi melihatmu) menjelang siang kau tahu
(Aku ada di mana) sore nanti
Tak pernah sekalipun ada malam yang dingin
Hingga aku lupa rasanya sepi
Tak lagi sepi bisa kuhargai

Kita tetap butuh ruang sendiri-sendiri
Untuk tetap menghargai rasanya sepi

(Pagi melihatmu) menjelang siang kau tahu
(Aku ada di mana) sore nanti
Tak pernah sekalipun ada malam yang dingin
Hingga aku lupa rasanya sepi

(Pagi melihatmu) menjelang siang kau tahu
(Aku ada di mana) sore nanti
Tak pernah sekalipun ada malam yang dingin
Hingga aku lupa rasanya sepi
Tak lagi sepi bisa kuhargai

Tak lagi sepi bisa kuhargai